May 4th, 2008 by famuji
Bagaimanakah rasanya ketika ku memiliki satu tangan, satu mata, satu kaki, satu telinga, dsb.?
Bagaimanakah rasanya ketika aku merasa hanya ada malam tanpa siang, ada siang tanpa malam, hanya ada kemarau tanpa hujan, dan hanya ada hujan tanpa kemarau.
Hati ini pincang, dan diri ini tak seimbang….
Posted in Uncategorized | No Comments »
March 22nd, 2008 by famuji
Akhirnya gw punya motor juga…Alhamdulillahhirrabbil’alamiin…bisa pake kerumah mertua…daripada dulu cuman naek angkot keringatan, siap2 dari rumah dah wangi dan seger eh pas tiba dirumah udah kucel and mbau….insy allah bentar lagi kalo ada warisan dari mertua gw mau bikin yayasan pendidikan bwt ngebantu orang2 yang kesulitan, dan sebagai shodaqoh jariah yang pahalanya takkan henti2 walau kita sudah mati…lumayan jg bwt masa depan anak cucu…ayo temen2 semua pada mau ikutan jadi donatur????
Posted in Uncategorized | No Comments »
March 22nd, 2008 by famuji
Terima kasih bwt temen2 yang selalu memberikan atensinya bwt diriku…
Memang kalian penuh dengan perhatian…dan seakan takkan pernah lepas dalam satu ikatan. Thx for your do’a. Jazakumullah wa khairan jaza
Maafkan bwt para penggemar2ku, jika memang pada kondisi saat ini diri yang hina ini selalu mengecewakan kalian semua. Tapi apalah daya hidup harus dihadapi, masa depan menunggu untuk dijemput. Usia kita tak muda lagi, harus ada perencanaan yang matang dan tidak hanya main2 belaka penuh dengan kemubaziran.
Teruntuk embunku yang jernih dan selalu menyegarkan masa…perlahan tapi pasti kita akan berkumpul dalam istana ibadah.
Posted in Uncategorized | No Comments »
March 15th, 2008 by famuji
Tak terasa dua bulan sudah ku menjadi Oemar Bakrie "GUru", ternyata begini rasanya menjadi guru, ada suka dan duka, dan yang terasa memang lebih banyak duka. Tidak hanya fee yang relatif kecil (maklum honorer), guru juga mempunyai tanggung jawab yang besar buat anak didiknya terutama masalah moral apalagi selama ini ane rada tidak bermoral juga :p dimana masa2 muda adalah masa pembentukan dan pengarahan jatidiri, terkadang sungkan juga ketika anak didik memanggil dengan sebutan "Bapak", padahal umur kami tak berbeda jauh bangat, tapi ada sisi positif juga dengan orang memanggil "bapak guru" berarti ada kontrol sosial dalam diri kita yang senantiassa mengingatkan bahwa seorang guru adalah tauladan bagi anak didiknya.Mulai dari cara bersikap, penampilan dan berbicara. Perasaan baru kemaren ane menjadi murid dan selalu membangkang dan mengerjai guru, tapi sekarang malah yang dikerjai.
Alhamdulillah dari segi moril dan batin merasa menikmati hidup ketika menjadi sorang guru, dalam hal ibadah dan pendewasaan diri, meskipun selalu datang tekanan dari luar tetap saja ane dapat menikmati hidup yang selama ini mungkin belum pernah merasakan. Terasa diri ini menjadi orang yang berguna dan bermanfaat bagi orang banyak.
Berat juga menjadi guru muda yang masih bujangan, dikelilingi oleh guru2 yang berumur dan berpengalaman. Setiap saat selalu menjadi bahan gurauan karena belum melangsungkan pernikahan. Seringkali mereka menjodoh2kan dan mendekat2kan kepada seseorang, bahkan menggosipkan kepada salah satu guru juga yang masih single. Yang lebih menyakitkan lagi adalah ketika anak didik sendiri yang menyatakan kesukaannya kepada sang guru, yah memang inilah cobaannya ketika mengajar kpd anak didik remaja yang sedikit lagi menuju kedewasaan. Kita ambila aja hikmahnya ketika kita masuk kedalam suatu komunitas ataupun lingkungan baru pasti ada ujian dahulu.
Beruntung juga komunitas ini adalah komunitas keagamaannya masih kental bgt, hampir semua guru disini adalah seorang ustadz dan ustadzah. Sehingga setiap hari pasti bertambah ilmu atau hal yang baru yang belum aku ketahui. Terutama masalah pernikahan….Capek deh disuruh nikah mulu!!! hehehehehe
Romantika sekolah
Posted in Uncategorized | 4 Comments »
February 8th, 2008 by famuji
Perjuangan anak desa merambah kota
Hari itu, telah ku persiapkan segalanya meskipun dengan kondisi yang kurang fit. Ku berangkat ke sebuah kota jakarta dengan harapan diterima bekerja disebuah perusahaan asing. Dengan berbekal ongkos seadanya, fisik yang sekenanya, dan alamat yang setahunya. Doa dan harap menggelayuti di pundakku dari keluarga agar aku dapat memberikan yang terbaik untuk keluarga. Namanya anak desa yang tak pernah ke kota perjalanan dari pagi untuk menempuh suatu tujuan yaitu perusahaan yang di dambakan, tersesatlah aku…biasanya orang dapat menempuh dalam waktu max 2 jam, tapi ini sudah lebih dari dua jam…memang sih interview dan testnya jam duaan, tapi namanya orang desa, takut kesasar makanya datang lebih awal.
sesampainya di halaman sebuah gedung mewah di kawasan perdagangan di jkt aku menunggu konfirmasi dari calon atasan agar langsung di test, tapi akhirnya aku menunggu selama 2 jam lebih di sebuah halte diiringi dan bertemankan angin badai dan hujan yang begitu lebat, aduh tamatlah riwayatku, kondisi fisik yang seperti ini, cuaca yang tak bersahabat, kelelahan tiada tara, dan semangat pun sempat menurun.
Akhirnya ku di telepon oleh calon bos, agar langsung menemui seseorang di sana untuk di test dan interview. ku coba memasukan diri kedalam gedung mewah tersebut, sempat merasa takut dianggap orang aneh yang masuk kedalam gedung tersebut, karena….namanya orang desa tidak tahu bagaimana membuka sebuah pintu agar dapat masuk kesana, kucoba2 beberapa kali tetap tidak bisa…akhirnya datrang satpam kepadaku memberi tahukan bagaimana cara membuka pintunya, ternyata hanya dengan menggesekan kartu pengunjung yang telah di berikan oleh receptionistnya…hahahaha dasar orang desa jadinya semua menatap kepadaku dengan senyum lucu dan ada yang menertawakan…akhirnya aku cuek saja. tiba di kantornya…aku menunggu sebentar sekitar 30 menit, lalu langsung aku ikut test dan wawancara…dasar orang desa…karena persyaratan wawancara memakai bhs inggris, yah terpaksa ku berucap dengan bahasa inggris seaadanya…dasar orang desa…ketika ku berbicara sang manajer itu selalu ketawa, aku pikir ada apa dengan ku? apakah aku lucu, ternyata bahasa inggrisku sungguh ngawur, akhirnya dibolehkan sedikit pake bhs indonesia.
Setelah wawancara ada lagi test yaitu test dalam bentuk web yang terkoneksi langsung ke perusahaan pusatnya di luar negeri untuk melihat apakah aku lulus atau tidak sedangkan syarat lulus adalah jika menjawab benar minimal sebanyak 80%, sedangkan aku hanya menjawab 70% "I’m Failed" dengan kondisi fisik yang sudah tak tentu, semangatpun semakin loyo, akhirnya diberi kesempatan kedua dan akhirnya aku lulus juga…tapi perjuangan masih panjang…there is some examination again, and i don’t know when???
setelah selesai lalu aku buru2 pulang agar tak kemalaman dan tak kesasar lagi…alhamdulillah dirumah menanti dengan sabar…dan bahagia aku telah kembali dengan selamat dan tak kesasar….
dasar orang desa….
(seperti yang telah diceritakan mj kepada dewan)
Posted in Uncategorized | 2 Comments »
December 25th, 2007 by famuji
Bismillahirrahmannirrahiim,
Yah beginilah nasib pengangguran, punya obyekan ngajar privat, duit pas2an, apalagi sekarang2 ini teman, tetangga, saudara nikahan semua, duit abis buat ngisi amplop kondangan…hiks. Ijazah belon jadi, dirumah ngebosenin selain ngajar cuman maen komputer ama molor doank…mau jadi apa gw ini??? teman udah pada abis, ada yang ngurusin anak&istrinya, sibuk ngantor, sibuk ini, sibuk itu…
Kurindu masa-masa itu,
Kurindu saat-saat itu,
Kurindu teman-temanku,
Kurindu hal yang baru,
Kurindu nostalgia sendu,
Kurindu semuanya.
Kematian kian menunggu,
Agar tenang bertumpu.
Maafkan hambamu ini yaa Allah, yang selalu mengeluh….
Posted in Uncategorized | 1 Comment »
December 4th, 2007 by famuji
Adikku yang berada dalam kejauhan mata
Andai kau tahu bila menjadi aku.
Andai kau tahu apa arti nafas yang hendak terhembus,
Andai ku dapat lagi sedikit waktu,
Karena ku salah,
Cintaku telah terpendam oleh lamanya waktu.
Posted in Uncategorized | 2 Comments »
October 27th, 2007 by famuji
Pandang sayang dari kejauhan
Menebar harap dalam tiap curi pandang
Seakan detak terasa kencang
Ketika hendak memberanikan
Menegur sapa dan senyuman
Salam dari mata di kejauhan
Membuai siang jadi lamunan
Kau adalah dambaan
yang selama ini terpendam
Sebelum mentari ini terbenam
kau pasti kan ku genggam
Salam dari mata di kejauhan
Melenakan mata tak terpejam
Posted in Uncategorized | No Comments »
October 23rd, 2007 by famuji
Sedikit saja masa untuk mengenal dia
Sebelum jumpa kata akhir dunia
Ku bosan hanya bersama bayang
Andai ku dapat menyapa dan memberikan senyuman
Ku akan tenang dalam alam yang terang
Posted in Uncategorized | 1 Comment »
July 16th, 2007 by famuji
Bersamamu….
Jika aku memandang langit
mengharapkan bayangan wajahmu
terurai dalam goresan semu
karena disini aku begitu merindumu
Diantara senandung langkah bumi
aku menantikan langkahmu di depan pintu hatiku
Diselimut awan putih itu
kugantungkan cinta suciku
Bilakah engkau akan bersamaku
mengarungi satu cerita dalam lautan cintaku ??
Bersama rembulan ku akan menjemput malammu
dengan sejuknya jiwamu….
Bila aku bukan lelaki terbaikmu
biarkan aku mencintamu dengan segenap jiwaku
Bila aku bukan pilihan hatimu
biarlah aku mendampingimu selamanya
Biarkan aku
menjadi bagian kecil di sudut hatimu….
Biarkan….
Karena aku hanya ingin bersamamu….
seumur hidupku….
(Kutipan dari KPPI)
Posted in Uncategorized | No Comments »