Wednesday, September 20th, 2006
Dan ketika seberkas sinar datang dengan cahayanya yang hangat
Dan ketika seberkas sinar menampakan cahayanya
Aku tak sadar bahwa ini akan menerangi gelapnya hidup ini
Dan ketika sang sinar datang dengan terangnya
Aku tak sadar bahwa dia yang akan membimbing dan menuntunku kearah matahari
Dan ketika sang sinar sedikit demi sedikit menyinari jalanku
Aku masih tak sadar inilah pendampingku
Dan ketika sang sinar menunggu jawabku
Aku masih tak sadar bahwa kepastiaanlah yang ditunggu
Dan ketika sang sinar meninggalkanku
Kini aku sadar betapa bodohnya aku
Dan ketika sang sinar mulai meredup
Kini aku sadar air mataku bercucuran tak dapat dihentikan
Dan ketika sang sinar telah hilang cahayanya
Aku kembali tersesat di kegelapan
Teruntuk sang sinar yang kini menyinari siang,maafkan aku…