Archive for December, 2006

Pembuka Pintu hati

Friday, December 22nd, 2006

4 M 1

Ketika ku lihat dia membuka pintu, betapa indahnya pemandangan
Ketika kulihat dia membuka pintu, angin sejuk menyelimuti diriku
Ketika kulihat pintunya terbuka, cahaya terang mencoba memasuki bayang2 gelapku
Ketika kulihat pintunya terbuka, terdengar bisikan2 dari surga memanggilku

Betapa ingin sekali kumerasakan indahnya taman itu
Kutahu anginnya selalu berhembus menghampiriku
Kutahu cahayanya mencoba menghangatkan dinginnya malamku
Betapa bodoh aku baru menyadari hal yang seperti itu

Akhirnya kutahu gambarnya tak lepas dari pandangan
Akhirnya kutahu indahnya tak lepas dari khayalan

Untuk bidadari kecil yang selalu membawaku melayang dalam khayal
Kuingin selalu mendekapmu dalam harapan yang kenyataan
Memang semuanya terlambat dariku
Tapi waktu membawamu dalam imajiku sekarang

Semenjak tatapanmu teduh kepadaku
Semenjak keberadaanmu hadir dalam hari2ku
Tak dapat kubantah kaulah permata itu
Dan kuyakini kau sungguh berarti dalam waktuku

Percayalah kau yang membuatku tersenyum tiap hari
Tak ada bintang dilangit yang seterang dirimu
Ingin sekali kugoreskan cinta dalam hatimu
Dan kuselimuti dirimu dengan sayangku

Kaulah pembuka hatiku

Nada-nada cinta

Tuesday, December 19th, 2006

Tiada orang lain selain dirimu
Tiada cinta lain selain untukmu
Engkaulah kasihku, belahan jiwaku
Disetiap langkahku, Kau menyertaiku
Sisa-sisa hidupku ku ikut denganmu

Tiada hari-hari yang aku lalui
Tanpa dirimu kasih ada disampingku
Seribu cobaan yang aku rasakan dapat aku tahan
Karena engkau sayang

Kudapatkan ilham untuk lagu-laguku
Kau yang memberikan nada-nada cintaku

@ Evie Tamala - Nada-nada cinta @
He…he… Dangdutan Bro…!

Salah

Tuesday, December 19th, 2006

Takkan kubiarkan angin malam membawa terbang kedamaian
Takkan kubiarkan dinginnya malam menusuk-nusuk semua harapan

Ketika kutahu dia telah berdua, tak bisa kusesalkan
Memang dilain tempat Tuhan telah menyediakan

Tak ada yang bisa disalahkan
Hanya bagaimana cara kamu berusaha

Bila sepi

Tuesday, December 19th, 2006

Malam tak dapat kupungkiri
Semua menjadi sepi
Berselimutkan sendiri
Bertanya-tanya dimanakah semua arti

Menampakan sedih dalam diri
Akankah semuanya sunyi…?

/* Bdg,20 Desember 2006 */
/*Pkl : 00:50 */

CINTA, SUKA DAN SAYANG

Thursday, December 14th, 2006

Di hadapan orang yang ku cintai, musim dingin berubah menjadi musim semi yang indah.
Di hadapan orang yang ku sukai, musim dingin tetaplah dingin, hanya suasana yang lebih indah mewarnainya.

Di hadapan orang yang ku cintai, jantungku tiba-tiba berdebar lebih cepat.
Di hadapan orang yang ku sukai, aku hanya merasa senang dan gembira saja.

Apabila aku melihat kepada mata orang yang ku cintai, mataku berkaca-kaca.
Apabila aku melihat kepada mata orang yang ku sukai, aku hanya tersenyum saja.

Di hadapan orang yang ku cintai, kata-kata yang keluar berasal dari perasaan yang terdalam.
Di hadapan orang yang ku sukai, kata-kata hanya keluar dari pikiranku saja.

Jika orang yang ku cintai menangis, aku pun akan ikut menangis di sisinya.
Jika orang yang ku sukai menangis, hatikupun menangis, namun ku hanya menghibur saja.

Perasaan cinta dimulai dari mata, sedangkan rasa suka lebih dimulai dari telinga.
Jika kau mau berhenti menyukai seseorang, cukup dengan menutup “telingamu”.
Tapi
bila kau mencoba menutup matamu dari orang yang kau cintai, cinta itu
berubah menjadi tetesan air mata dan terus bersemayam di hatimu dalam
waktu yang tak singkat.

“Tetapi selain rasa suka dan rasa
cinta…… ada perasaan yang jauh lebih mendalam… yaitu rasa sayang.
Sayang yang tak kan hilang secepat cinta pergi, sayang yang tidak
mungkin berubah. Sayang yang dapat membuatku berkorban untuk orang yang
ku sayangi. Mau menderita demi kebahagiaan orang yang ku sayangi. Cinta
dan suka ingin memiliki, tetapi sayang “hanya” ingin melihat orang yang
disayanginya bahagia……… “walaupun harus kehilangan”… crying_anim.gif

SIA-SIA

Thursday, December 14th, 2006

Penghabisan kali itu kau datang

Membawa kembang berkarang

Mawar merah dan melati putih

Darah dan suci

Kau tebarkan depanku

Serta pandang yang memastikan : untukmu.

Lau kita sama termangu
Saling bertanya : apakah ini ?
Cinta ?
Kita kedua tak mengerti

Sehari kita bersama.
Tak hampie-menghampiri

Ah ! Hatiku yang tak mau memnberi

Mampus kau dikoyak-koyak sepi.

Chairil Anwar

TAMAN

Thursday, December 14th, 2006

Taman punya kita berdua

Tak lebar luas, kecil saja

Satu tak kehilangan lain dalamnya.

Bagi kau dan aku cukuplah

Taman kembangnya tak berpuluh warna

Padang rumputnya tak berbanding permadani

Halus lembut dipijak kaki.

Bagi kita itu bukan halangan.

Karena
Dalam taman punya berdua
Kau kembang, aku kumbang

Aku kumbang, kau kembang.

Kecil, penuh surya taman kita

Tempat merenggut dari dunia dan ?nusia

Chairil Anwar Maret 1943

Wednesday, December 6th, 2006

Aku masih seperti lelaki biasanya
Mendambakan berada disisi seorang wanita
Aku masih seperti lelaki normal
Mengharapkan cinta yang kekal

Aku masih seperti lelaki yang pada fitrahnya
Selalu menatap harap kepada sang wanita
Selalu menghirup aroma surga pada sang wanita

Malam ngeblues

Wednesday, December 6th, 2006

Bandung, 7 Desember 2006
Pukul 00:30 WIB

Malam begitu dingin ketika angin kesepian berhembus begitu kencang
Yang ku bosan hanya selalu bercinta dalam bayabg-bayang
Tak tahu mesti bagaimana jika sang bintang tak juga ada di sisi
Menampakan sinarnya walaupun hanya sedikit

Kulihat nyamuk-nyamuk begitu mengganggu
selalu membuatku terbelenggu
Mungkin hanya setetes harap yang kupinta
Agar dapat merasakan cinta

Satu_tangkai_mawar

<<<<===== Teruntuk Bunga Mawar di taman cinta