Cinta yang terpendam

Adikku yang berada dalam kejauhan mata

Andai kau tahu bila menjadi aku.
Andai kau tahu apa arti nafas yang hendak terhembus,
Andai ku dapat lagi sedikit waktu,
Karena ku salah,
Cintaku telah terpendam oleh lamanya waktu.

2 Responses to “Cinta yang terpendam”

  1. ' Ginan ' Says:

    Adeku.. sayang, malangnya aku karna blum bisa ungkapkan rasa hati yang bergelora.. Andai sehembus udara pagi antarkan segala isyarat jiwa ini, kau kan terbuai dalam sentuhan lembutnya..

    wakakaka… sang pujangga lagi jatuh cinta, LAGI….

  2. Rolan Says:

    Uhuk hoek hoek..!!

    Sori numpang batuk lagi…

Leave a Reply