December 19th, 2006 by famuji
Tiada orang lain selain dirimu
Tiada cinta lain selain untukmu
Engkaulah kasihku, belahan jiwaku
Disetiap langkahku, Kau menyertaiku
Sisa-sisa hidupku ku ikut denganmu
Tiada hari-hari yang aku lalui
Tanpa dirimu kasih ada disampingku
Seribu cobaan yang aku rasakan dapat aku tahan
Karena engkau sayang
Kudapatkan ilham untuk lagu-laguku
Kau yang memberikan nada-nada cintaku
@ Evie Tamala - Nada-nada cinta @
He…he… Dangdutan Bro…!
Posted in Uncategorized | No Comments »
December 19th, 2006 by famuji
Takkan kubiarkan angin malam membawa terbang kedamaian
Takkan kubiarkan dinginnya malam menusuk-nusuk semua harapan
Ketika kutahu dia telah berdua, tak bisa kusesalkan
Memang dilain tempat Tuhan telah menyediakan
Tak ada yang bisa disalahkan
Hanya bagaimana cara kamu berusaha
Posted in love | No Comments »
December 19th, 2006 by famuji
Malam tak dapat kupungkiri
Semua menjadi sepi
Berselimutkan sendiri
Bertanya-tanya dimanakah semua arti
Menampakan sedih dalam diri
Akankah semuanya sunyi…?
/* Bdg,20 Desember 2006 */
/*Pkl : 00:50 */
Posted in Uncategorized | No Comments »
December 14th, 2006 by famuji
Di hadapan orang yang ku cintai, musim dingin berubah menjadi musim semi yang indah.
Di hadapan orang yang ku sukai, musim dingin tetaplah dingin, hanya suasana yang lebih indah mewarnainya.
Di hadapan orang yang ku cintai, jantungku tiba-tiba berdebar lebih cepat.
Di hadapan orang yang ku sukai, aku hanya merasa senang dan gembira saja.
Apabila aku melihat kepada mata orang yang ku cintai, mataku berkaca-kaca.
Apabila aku melihat kepada mata orang yang ku sukai, aku hanya tersenyum saja.
Di hadapan orang yang ku cintai, kata-kata yang keluar berasal dari perasaan yang terdalam.
Di hadapan orang yang ku sukai, kata-kata hanya keluar dari pikiranku saja.
Jika orang yang ku cintai menangis, aku pun akan ikut menangis di sisinya.
Jika orang yang ku sukai menangis, hatikupun menangis, namun ku hanya menghibur saja.
Perasaan cinta dimulai dari mata, sedangkan rasa suka lebih dimulai dari telinga.
Jika kau mau berhenti menyukai seseorang, cukup dengan menutup “telingamu”.
Tapi
bila kau mencoba menutup matamu dari orang yang kau cintai, cinta itu
berubah menjadi tetesan air mata dan terus bersemayam di hatimu dalam
waktu yang tak singkat.
“Tetapi selain rasa suka dan rasa
cinta…… ada perasaan yang jauh lebih mendalam… yaitu rasa sayang.
Sayang yang tak kan hilang secepat cinta pergi, sayang yang tidak
mungkin berubah. Sayang yang dapat membuatku berkorban untuk orang yang
ku sayangi. Mau menderita demi kebahagiaan orang yang ku sayangi. Cinta
dan suka ingin memiliki, tetapi sayang “hanya” ingin melihat orang yang
disayanginya bahagia……… “walaupun harus kehilangan”… 
Posted in Uncategorized | No Comments »
December 14th, 2006 by famuji
Penghabisan kali itu kau datang
Membawa kembang berkarang
Mawar merah dan melati putih
Darah dan suci
Kau tebarkan depanku
Serta pandang yang memastikan : untukmu.
Lau kita sama termangu
Saling bertanya : apakah ini ?
Cinta ?
Kita kedua tak mengerti
Sehari kita bersama.
Tak hampie-menghampiri
Ah ! Hatiku yang tak mau memnberi
Mampus kau dikoyak-koyak sepi.
Chairil Anwar
Posted in Uncategorized | No Comments »
December 14th, 2006 by famuji
Taman punya kita berdua
Tak lebar luas, kecil saja
Satu tak kehilangan lain dalamnya.
Bagi kau dan aku cukuplah
Taman kembangnya tak berpuluh warna
Padang rumputnya tak berbanding permadani
Halus lembut dipijak kaki.
Bagi kita itu bukan halangan.
Karena
Dalam taman punya berdua
Kau kembang, aku kumbang
Aku kumbang, kau kembang.
Kecil, penuh surya taman kita
Tempat merenggut dari dunia dan ?nusia
Chairil Anwar Maret 1943
Posted in Uncategorized | No Comments »
December 6th, 2006 by famuji
Aku masih seperti lelaki biasanya
Mendambakan berada disisi seorang wanita
Aku masih seperti lelaki normal
Mengharapkan cinta yang kekal
Aku masih seperti lelaki yang pada fitrahnya
Selalu menatap harap kepada sang wanita
Selalu menghirup aroma surga pada sang wanita
Posted in Uncategorized | No Comments »
December 6th, 2006 by famuji
Bandung, 7 Desember 2006
Pukul 00:30 WIB
Malam begitu dingin ketika angin kesepian berhembus begitu kencang
Yang ku bosan hanya selalu bercinta dalam bayabg-bayang
Tak tahu mesti bagaimana jika sang bintang tak juga ada di sisi
Menampakan sinarnya walaupun hanya sedikit
Kulihat nyamuk-nyamuk begitu mengganggu
selalu membuatku terbelenggu
Mungkin hanya setetes harap yang kupinta
Agar dapat merasakan cinta
<<<<===== Teruntuk Bunga Mawar di taman cinta
Posted in Uncategorized | No Comments »
November 27th, 2006 by famuji
Kau datang seperti bidadari yang meluncur dari pelangi, berselendang rangkaian kata2 yang berwarna-warni. Kau ungkapkan sekian pertanyaan, yang membuatku bergairah. Sebab, aku ingin sesungguhnya menulis di tubuh Yank. Sungguh hanya berbeda satu huruf. Tapi bahkan satu karakter kecilpun akan membuat perbedaan yang seperti jurang. Kepak kupu2 di taman rumahmu bisa menyebabkan badai di bibir pantai.
Dia mungkin tak menganggap penting keinginanku. Boleh dijadidia memang tidak membaca keinginanku. Tidak masalah. Dan justru kau yang ingin aku menulis ditubuhmu, aku akan segera menulisnya. Sebab, yank, kau, atau siapapun lainnya memiliki kejelitaan istimewa yang selalu membuatku jatuh cinta.
Kalau aku bilang jatuh cinta tiap hari, bukan berarti aku berkisah tentang lelaki yang senang mempermainkan cints. Mungkin malah sebaliknya, dialah yang mempermainkan cinta. Kalaupun benare demikia, ia–baiklah, lelaki itumemang aku– tak akan mengeluh atau menyesalinya. Aku selalu bahagia meski dalam pusaran badai cinta.
Cukup lama aku aku seperti melayang di ruang antar bintang yang hampa dan tanpa gravitasi. Tangan menggapai-gapai dan tak sampai. "Wahai kau yang sedang di mabuk cinta, berikanlah padaku setetes apa yang kau regukDi kala kau terjatuh nanti, aku akan tahu rasanya limbung tanpa harus terpuruk."
Posted in Uncategorized | No Comments »
November 24th, 2006 by famuji
Ketika kutemukan sebuah jalan ditengah hutan belantara, aku bahagia karena aku dapat pulang dengan membawa kasih. Tapi ketika aku hendak pulang selalu saja tertusuk oleh duri-duri cinta. Jalan itu telah tertutup sekarang.
Posted in Uncategorized | No Comments »